Pendekar Bodoh - 9
Untuk menghindari bahaya maut, Pendekar Bodoh berbuat serupa dengan Sasak Padempuan. Dengan menggunakan ilmu peringan tubuh 'Lesatan Angin Meniup Dingin', Pendekar Bodoh mampu melentingkan tubuhnya seringan kapas. Selamatlah jiwanya dari serbuan lidah api yang panas menyala-nyala. Namun..., tanpa disadari oleh pemuda lugu itu. Lesatan lidah-lidah api ciptaan Sasak Padempuan mendadak terhenti di belakang tubuhnya. Lalu, melesat lebih cepat untuk segera membakar tubuh Pendekar Bodoh! "Awaasss...!" teriak Bancakluka, mengingatkan. Cepat Seno menoleh. Betapa terkejutnya dia melihat lidah-lidah api yang melesat amat cepat ke arahnya. Namun, dia tak mau berkelit. Tongkat Dewa Badai dikibaskan sekuat tenaga. Wesss...! Gelombang angin pukulan muncul bak tiupan topan. Tapi, gelombang angin itu lewat begitu saja. Lidah-lidah api terus melesat tanpa tertahankan lagi! "Celaka!" desah Seno. Bergegas pemuda remaja itu merunduk seraya menggulingkan tubuhnya ke tanah. Namun tak urung, sebagian rambutnya terbakar dan menebarkan bau sangit!
Unduh
0 Responses

Posting Komentar