Tampilkan postingan dengan label Pendekar Slebor. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Pendekar Slebor. Tampilkan semua postingan
Pendekar Slebor - 69. Kalung Setan
"Menyingkir dari sini!" seruan itu menyadarkan Sumarta dari ketertegunannya. Lalu dilihatnya orang yang menolongnya itu telah berdiri dua langkah membelakanginya. "Andika...," desisnya pelan. Si penolong yang bukan lain anak muda urakan dari Lembah Kutukan itu, pandangi sosok Sumiati yang sedang menggeram. "Monyet pitak! Kecurigaanku ternyata terbukti! Kini aku tahu, dari mana asalnya sinar hitam yang kulihat tadi pada punggung si gadis. Dari sebuah kalung. Gila! Mengapa Sumarta tak pernah mengetahui soal kalung itu? Tapi, apakah kalung itu yang memang sangat berbahaya, atau sesungguhnya Sumiati yang mempunyai niatan jahat pada kakaknya sendiri?"
Unduh
Pendekar Slebor - 68. Rantai Naga Siluman
Debuk! Debuk! Suara langkah yang membuat tanah bergetar itu nampak semakin dekat. "Busyet! Ini sih bukan gajah? Tentunya ada orang yang datang. Tapi siapa orang yang langkahnya sedemikian keras ini. Apakah... kutu landak! Kala Ijo!" Bersamaan dia desiskan nama itu, mendadak saja ranggasan semak belukar di samping kirinya menguak. Lalu muncul satu sosok tubuh tinggi besar tanpa mengenakan pakaian. Orang yang baru muncul ini berkulit hijau!
Unduh
Pendekar Slebor - 67. Rahasia Sebelas Jari
Pendekar Slebor sendiri tidak tinggal diam. Dia cepat pula angkat kedua tangannya dipalangkan di atas kepala menghadang pukulan. Bukkk! Bukkk! Begitu pukulannya ditahan oleh Pendekar Slebor, Iblis Kelabang mendadak saja meliuk. Masing-masing jari telunjuk dan tengahnya terentang sementara jari-jari lainnya tertekuk. Sepintas kedua jari-jari itu membentuk sungut! Menyusul disodoknya ke depan. Andika sendiri terkejut tatkala merasakan empat buah gelombang angin tajam yang keluar dari kedua jari telunjuk dan jari tengah si perempuan, menderu cepat ke arahnya.
Unduh
Pendekar Slebor - 66. Tabir Pulau Hitam
Menyusul satu suara, "Jadi dialah pemuda yang berjuluk Pendekar Slebor? Sungguh tak patut julukannya begitu disanjung banyak orang! Pasu Suruan! Seluruh dendammu padanya telah sirna hari ini, bukan?!" "Kau betul, Nyi Genggong! Untuk pertama kali dalam hidupku, aku merasakan kepuasan yang teramat sangat!!" Kedua orang yang tak lain Ki Pasu Suruan dan Nyi Genggong itu terbahak-bahak lebar. Seperti kita ketahui, kedua manusia sesat itu segera menuju ke Pulau Hitam setelah mendengar penjelasan dari Nyi Genggong. Sepenanakan nasi sebelum Pendekar Slebor tiba di tempat itu, keduanya telah lebih dulu tiba di sana. Di saat hari masih cukup terang, keduanya tak bisa melihat kedalaman lembah itu. Apalagi di saat hari sudah malam begini.
Unduh
Pendekar Slebor - 65. Dewa Lautan Timur
Untuk kesekian kalinya perempuan berjubah merah ini menindih segala kemarahannya. Dan di hadapan Sangga Rantek dia tetap kembangkan senyum. "Karena aku mengharapkan bantuanmu untuk membunuh Pendekar Slebor, kuturuti apa yang kau katakan," katanya menahan geram. Sangga Rantek tak segera menjawab. Saat dia hendak buka mulut, mendadak saja kepalanya dipalingkan ke arah kanan. "Heiii!!" desisnya kaget.
Unduh
Pendekar Slebor - 63
Kekejaman Manusia Muka Kucing memang tak bisa dibiarkan terlalu lama. Namun, Pendekar Slebor yang memikirkan kalau masih ada orang lain di balik Manusia Muka Kucing, kali ini mengubah sasarannya. Dia pun akhirnya mengetahui tentang siapa orang itu, yang berjuluk Iblis Segala Amarah. Dan anak muda urakan ini terkejut, karena Iblis Segala Amarah menghendaki tenaga 'Inti Petir' yang dimilikinya guna dijadikan sebagai kekuatan dari ilmu yang sedang diperdalamnya. Urusan masa lalu antara Iblis Segala Amarah dengan Pendekar Cakra Sakti, kini harus terbebani di bahu Andika. Sanggupkah Pendekar Slebor menjalani amanat dari Pendekar Cakra Sakti?
Unduh
Pendekar Slebor - 60
Tiga orang utusan Kaisar Jepang melayari lautan lepas. Mereka sedang mengejar pembunuh bernama Nomuro Shasuke yang pernah mencoba melenyapkan Kaisar Jepang. Sebelum menuju tanah Jawa, mereka berbincang dengan Saburo, sahabat Pendekar Slebor. Saburo menyarankan agar mereka mencari Pendekar Slebor untuk meminta bantuannya. Tetapi salah satu dari ketiga utusan itu nampak tidak suka kalau mereka harus meminta bantuan Pendekar Slebor. Sedangkan Pendekar Slebor pun tidak bisa tinggal diam ketika mengetahui Pembunuh dari Jepang itu terus melakukan kekejaman di tanah Jawa. Bahkan senjata pusakanya kain bercorak catur harus berpindah tangan dalam upayanya menghentikan Pembunuh dari Jepang itu!
Unduh
Pendekar Slebor - 59
Luruhan abu dari Patung Kepala Singa itu ternyata menyimpan sebuah kutukan. Kutukan masa silam dari perempuan bernama Jala Kunti, yang menyimpan dendam cinta pada Ki Saptacakra, Eyang buyut Pendekar Slebor. Bahkan setelah roh Jala Kunti menitis pada Dewi Selendang Hitam, keadaan menjadi kacau balau. Pendekar Slebor diburu terus menerus dan dia harus menyelamatkan nyawanya. Tetapi, menghadapi titisan Jala Kunti ternyata tak semudah yang diduganya. Kutukan Jala Kunti begitu kuat. Siapakah yang mengetahui cara melawan kutukan tersebut?
Unduh
Pendekar Slebor - 58
Masalah Patung Kepala Singa terus berkembang menjadi ajang pertumpahan darah. Dewi Selendang Hitam yang berniat menghancurkan patung tersebut karena menyangka di dalamnya terdapat rahasianya, urung melakukan karena melihat Pendekar Slebor muncul. Lalu ketika Patung Kepala Singa berhasil direbut dan terlempar, dua sosok tubuh segera melesat dan sama-sama menangkapnya. Mereka adalah Pendekar Slebor dan Bocah Liar. Tarik menarik yang dilakukan keduanya pun terjadi disertai tenaga dalam yang kuat. Hingga kemudian masing-masing orang terpental. Patung Kepala Singa pun jatuh ke tanah dan meledak! Tatkala semuanya sirap, nampak luruhan abu yang bergerak turun naik dan pancarkan cahaya keperakan....
Unduh
Pendekar Slebor - 57
Sebuah benda yang bernama Patung Kepala Singa telah menjadi momok mengerikan. Kuil Putra Langit yang diduga menyimpan patung tersebut, langsung diobrak-abrik dan seluruh penghuninya dibantai. Namun si pembantai yang tak diketahui siapa adanya, gagal mendapatkan patung yang dicarinya. Pendekar Slebor yang kebetulan tiba di Kuil Putra Langit harus berhadapan dengan urusan yang rumit itu. Apalagi setelah mendengar kabar Patung Kepala Singa yang dicari telah hilang! Siapakah sesungguhnya yang mengetahui keberadaan patung itu? Dan, benarkah tak ada yang lolos dari pembantaian di Kuil Putra Langit?
Unduh
Pendekar Slebor - 55
Belum pernah terjadi sebelumnya wilayah kekuasaan Alengka digerogoti oleh peristiwa berdarah seperti sekarang. Bayangkan, seluruh laki-laki dari desa-desa itu terbunuh secara konyol tanpa ampun! Ini semua dilakukan mereka hanya karena mencari seorang manusia berjuluk Pendekar Slebor. Di tengah-tengah keadaan yang kisruh itu, datang Pendekar Penjaga Langit menawarkan bantuan kepada Prabu Alengka. Bagaimana sikap dan tindakan Prabu Alengka ketika mengetahui siapa sesungguhnya Pendekar Penjaga Langit? Dan bagaimana pula upaya Pendekar Slebor untuk mengatasi pembantaian sadis yang dikarenakan dirinya itu?
Unduh
Pendekar Slebor - 53
Tiga bekas tawanan yang menamakan diri Tiga Iblis Golok Setan, berniat menuntut balas pada seorang kawan mereka yang dianggap menjadi penyebab mereka harus menghabiskan waktu lima belas tahun di penjara. Sementara di Kadipaten bekas tahanan ketiga orang itu, keris pusaka Gagak Biru lambang kejayaan Kadipaten Harum Raksa hilang dicuri orang. Dengan bijaksana, Panglima Darta Sena meminta bantuan Pendekar Slebor untuk menemukannya. Padahal, Pendekar Slebor saat ini tengah melacak jejak Tiga Iblis Golok Setan. Di manakah ketiga iblis itu berdiam? Lalu siapakah orang tua bernama Rawung Menggolo? Dan, siapa pula yang mencuri keris pusaka Gagak Biru?
Unduh
Pendekar Slebor - 51
Permata bersinar biru itu didapatkan Pendekar Slebor dari seorang laki-laki bongkok yang berjuluk Kakek Buruk Rupa. Permata yang lima belas tahun lalu ditemukan oleh Kakek Buruk Rupa, telah membuat laki-laki tua itu harus diburu terus menerus oleh orang-orang yang menginginkannya. Sekarang, permata itu berpindah ke tangan Pendekar Slebor, yang harus memeras seluruh pikirannya guna memecahkan rahasia permata biru itu! Namun, sebelum berhasil menemukan rahasianya, orang-orang serakah yang menginginkan permata itu terus bermunculan. Kali ini, sasaran mereka adalah Pendekar Slebor! Apakah sebenarnya rahasia dari Permata sakti itu? Mengapa Kakek Buruk Rupa menyerahkannya pada Pendekar Slebor?
Unduh
Pendekar Slebor - 47
Andika menahan langkah Imas, "Tunggu!" Gadis itu berbalik sambil mendengus, "Apa lagi?" "Ada yang ingin kukatakan tentang gurumu," kata Andika dan tak menunggu persetujuan Imas, ia menceritakan tentang Malaikat Bukit Pasir. Bukannya gembira, Imas justru melotot. "Kau?" desisnya dengan tubuh bergetar. "Di mana guruku sekarang, hah?" "Sungguh aku tidak tahu. Ini memang kesalahanku, Imas. Aku akan berusaha menemukannya. Imas, ceritakan tentang gurumu. Mengapa banyak sekali yang menginginkan nyawanya...." "Setelah kau tidak tahu di mana guruku berada, kau ingin aku menceritakan apa yang telah terjadi? Justru kau sendiri yang tahu jawabannya!" "Maksudmu... sebelum kejadian itu. Ceritakan...." "Kau harus bertanggung jawab atas hilangnya guruku!" Gadis itu hanya berkata-kata tanpa menjawab keingintahuan Andika tentang Malaikat Bukit Pasir.
Unduh
Pendekar Slebor - 44
Suatu hari Saptacakra muda bertemu dengan kakak perempuannya, Nyai Silili-lilu. Dahulu, perempuan tua itu demikian Cantik. Namanya pun demikian indah, Ratna Juwita Permata Kumalasari Dewi Bunga Kamboja. Entah berapa nama perawan di borongnya menjadi satu. Setiap orang boleh memanggilnya sesuka hati. Boleh Ratna, boleh Juwita, boleh Permata. Kumala juga boleh. Asal jangan Kumal, katanya.
Waktu itu, dia sudah berpacaran dengan Petaruh Sakti Perut Buncit. Buncit memang. Namun tak sebuncit sekarang. Dibanding sekarang, perutnya masih lebih langsing. Meski untuk ukuran perut dua orang!
Mengetahui Petaruh Sakti Perut Buncit muda begitu gandrung bertaruh dengan kesaktiannya, Saptacakra muda mempunyai akal. Dia akan berkerja sama dengan Petaruh Sakti Perut Buncit muda untuk menghadapi tiga musuh beratnya. Ditantangnya tiga tokoh sesat muda itu untuk bertanding.

Unduh
Pendekar Slebor - 41
Perjalanan Pendekar Slebor dan Nilakanti menuju Lembah Matahari dihadang berbagai rintangan
yang mengerikan. Satu tokoh keji yang memiliki kesaktian sangat tinggi, muncul dan menghadang Pendekar Slebor. Ia dikenal dengan julukan Lima Jalan Darah. Pertempuran sengit
pun tak bisa dihindari. Pendekar Slebor sampai tunggang langgang menerima serangan maut dari Lima Jalan Darah. Lalu, lawan terberat kedua baginya adalah si Setan Selaksa Wajah! Sanggupkah Pendekar Slebor
mengatasi semua itu? Apakah ia akan tiba di Lembah Matahari menunaikan amanat Ki Sapta Jingga untuk menyerahkan
Tasbih Emas Bidadari pada Malaikat Putih Bayangan Maut?

Unduh
Pendekar Slebor - 40

Sebuah peta pusaka yang disobek menjadi dua, merupakan awal petaka yang dialami Pendekar Slebor. Bermula ketika ia menyelamatkan nyawa Sapta Jingga. Sebelum ajalnya, Sapta Jingga menyerahkan potongan peta berisi keterangan senjata pusaka yang bernama Tasbih Emas Bidadari.
Selain berpikir keras untuk memecahkan potongan peta yang hanya separuh, ia juga dihadapkan oleh bahaya-bahaya yang mengancam keselamatannya. Terlebih lagi banyak tokoh-tokoh yang menginginkan Tasbih Emas Bidadari. Sementara maut telah merebak, Pendekar Slebor malah terjebak di suatu tempat bernama Nisan Tak Bertuan. Tempat apakah itu? Kali ini, Pendekar Slebor memasuki jalan menantang kematian!

Unduh
Pendekar Slebor - 39
Kera dan kera. Pendekar Slebor kali ini banyak berurusan dengan kata itu. Dia ditugaskan oleh seseorang yang semula dianggapnya telah meninggal, yaitu tua bangka buyutnya sendiri, untuk pergi ke pulau penuh teka-teki.... Pulau Kera. Dan mengambil Mahkota Raja Kera! Ya, semua kejadian menegangkan ini memang berawal dari benda mustika itu. Sebuah benda yang diperebutkan oleh enam orang yang menjelma menjadi monyet. Di sana, Pendekar Slebor dan sepupu jauh judesnya, Purwasih harus mengembalikan benda mustika itu kepada orang-orang yang berhak memilikinya. Mereka harus berhadapan dengan keganasan alam dan kesaktian si manusia monyet. Jika tidak....

Pendekar Slebor - 38
Lamaran yang datang dari Penguasa Gunung Mambang, merupakan awal petaka yang menimpa Ranjani, penguasa Ngarai Sejuta Madu yang cantik jelita! Ngarai Sejuta Madu yang sunyi dan indah pun berubah menjadi ajang berdarah yang datang dari orang-orang golongan sesama. Pendekar Slebor yang kebetulan bertandang ke sana harus mengalami peristiwa pelik itu. Petaka Lamaran Berdarah bukan hanya akan merenggut nyawa Ranjani, tetapi juga Pendekar Slebor! Sebab, fitnah yang disebarkan Penguasa Gunung Mambang telah berpengaruh pada tokoh-tokoh persilatan! Fitnah apakah yang berhubungan dengan Lamaran Berdarah tersebut?

Unduh
Pendekar Slebor - 37
Kehadiran Putri Samudera dengan senjata batu karang emasnya cukup menggemparkan. Terutama tekadnya untuk membunuh Sultan Mangkunegoro. Pendekar Slebor yang tiba di sana, kali ini benar-benar harus mengeluarkan segenap kemampuannya untuk menandingi Putri Samudera. Karena selain jelita dan memiliki ilmu yang tinggi, kecerdikan Putri
Samudera pun luar biasa. Campur tangan yang dilakukan oleh Pendekar Slebor, membawanya ke alam yang lebih mengerikan. Dan ia sadar kalau Putri Samudera ternyata murid dari Eyang Dewi Samudera. Siapakah sebenarnya Putri Samudera yang memiliki dendam setinggi langit pada Sultan Mangkunegoro itu?

Unduh