Tampilkan postingan dengan label Dewa Arak. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Dewa Arak. Tampilkan semua postingan
Dewa Arak - 95. Empu Jangkar Bumi
Kabar kematian Empu Jangkar Bumi membuat ketiga muridnya merasa was-was. Mereka harus menanggung beban segala perbuatan gurunya di masa hidup! Terlebih-lebih banyak yang mendendam pada Empu Jangkar Bumi! Dewa Arak harus berjuang keras membantu murid-murid Empu Jangkar Bumi dari incaran musuh-musuhnya! Terlebih dari makhluk mirip monyet raksasa yang terus menerus mengincar murid-murid Empu Jangkar Bumi! Lalu, benarkah empu itu sendiri telah meninggal?
Unduh
Dewa Arak - 94. Pendekar Gunung Bromo
Tokoh-tokoh besar dari berbagai penjuru berdatangan ke Gunung Bromo. Mereka berkumpul di sana untuk merebut keturunan terakhir dari tokoh Gunung Bromo. Siapakah penyebab terjadinya petaka di gunung tersebut? Lalu, untuk apa mereka merebut tokoh keturunan terakhir tersebut? Dan, siapa sesungguhnya yang disebut-sebut sebagai Pendekar Gunung Bromo itu? Dan, bagaimana tindakan Dewa Arak kali ini?
Unduh
Dewa Arak - 92. Memperebutkan Batu Kalimaya
Prabu Mandaraka sakit. Dan yang dapat menyembuhkan beliau, hanyalah Batu Kalimaya! Tapi, ketika Sang Prabu mengutus orang-orang kepercayaannya untuk mendapatkan batu pusaka itu, ternyata beberapa dedengkot dunia hitam pun menginginkannya. Karena mereka juga menderita penyakit yang sama. Yaitu, kehilangan kejantanan! Mengapa mereka kehilangan kejantanannya? Dan, siapakah yang berhasil mendapatkan Batu Kalimaya?
Unduh
Dewa Arak - 90. Iblis Bekabung
Duma kaum sesat kembali merajalela dengan munculnya Raja Serigala Hitam dan Raja Laut Bermuka Setan. Tetapi, dua tokoh sakti itu pun masih tunduk pada seorang datuk sesat lainnya. Padahal, tokoh yang satu ini telah meninggal dikeroyok belasan pendekar ratusan tahun lalu! Benarkah kebangkitan IBLIS BERKABUNG menandakan pula kebangkitan kaum sesat? Dan, siapa sebenarnya tokoh aneh itu? Apakah dirinya tidak pernah bisa meninggal?!
Unduh
Dewa Arak - 79. Iblis Buta
"Kau hanya menambah tenaga untuk kuda putih, Peramal Gendeng! Biarlah aku yang membantu kuda hitam!" tanpa menunggu sambutan kakek kurus itu, sosok gemuk mirip bola telah menggelinding cepat. Peramal Gendeng, tokoh yang lama mengasingkan diri, didatangi tokoh-tokoh besar kaum hitam untuk ditanyai tentang jejak IBLIS BUTA! Siapakah tokoh misterius berjuluk Iblis Buta itu? Dan, mengapa tokoh-tokoh dunia persilatan berusaha keras mencarinya?
Unduh
Dewa Arak - 77. Sengketa Guci Pusaka
Dari siapa kau dapatkan guci ini, Dewa Arak? Gering Langit?!" Arya tersentak mendengar nama gurunya disebut-sebut. Dari mana kakek itu tahu? "Kau tidak usah heran, Dewa Arak. Aku adalah Sukma Palaga. Dan Gering Langit itu terhitung kawanku. Beberapa kali dia datang ke tempat ini. Dialah satu-satunya orang luar yang tahu tentang hilangnya guci ini. Aku yakin, dia berhasil menemukannya, lalu memberikannya padamu. Kau tahu kan, mengapa aku tidak celaka di dasar jurang?"
Unduh
Dewa Arak - 76. Penjara Langit
"Dewa Arak...! Sadarlah...! Kau terkena pengaruh ilmu sihir jahat! Yang kau lihat itu hanyalah tipuan belaka!" seru Karina, menyadarkan Dewa Arak yang tengah berada dalam pengaruh sihir! Tetapi, Dewa Arak tetap tidak menunjukkan tanggapan atas teriakan itu. Benarkah Dewa Arak terpengaruh sihir Jantar, murid Siluman dari Neraka?! Tokoh sesat tak terkalahkan, yang kabarnya tewas karena pengeroyokan dua orang pendekar! Lalu, siapakah tokoh yang selalu bersembunyi di balik topeng kayu berukir? Yang mengaku utusan dari 'PENJARA LANGIT'?! Dan, apa hubungan Siluman dari Neraka dengan orang-orang Penjara Langit?!
Unduh
Dewa Arak - 89. Tombak Panca Warna
Antaboga, seorang pangeran pemberontak berhasil lolos dari pengasingannya. Kemudian ia datang kembali ke kerajaan demi menuntaskan dendamnya, yaitu mencuri TOMBAK PANCA WARNA! Padahal, seseorang meramalkan ada dua tokoh yang akan meringkusnya! Akankah dendamnya menguasai mustika kerajaan itu. terhalangi? Karena dengan kesaktiannya, Antaboga telah mengetahui ramalan dukun sihir itu, dan telah menyiapkan penangkalnya!
Unduh
Dewa Arak - 88. Putri Teratai Merah
"Bukankah gerakan yang dimainkan wanita itu adalah Ilmu Pedang Sepasang Malaikat? Dan wajah itu... tubuh itu.... Kalau benar dia Putri Teratai Putih, mengapa pakaiannya merah?!" gumam lelaki itu dengan bibir bergetar. . Dan dugaan lelaki kumal yang tak lain Pendekar Naga Emas itu memang keliru! Gadis itu PUTRI TERATAI MERAH. Tetapi, mengapa demikian mirip dengan Putri Teratai Putih? Bisakah Dewa Arak mengunggkap misteri di balik gadis itu?
Unduh
Dewa Arak - 85. Golok Kilat
"Sebenarnya..., benda apa yang diinginkan mereka sehingga menculik muridmu Kek?!" tanya Dewa Arak penasaran. Karena Nuri, murid Setan Kepala Besi itu diculik saat berada dalam pengawasannya! "GOLOK KILAT!" jawab Setan Kepala Besi dengan hati berat.
Sebuah Golok?! Seberapa ampuhnya pusaka itu sampai murid Setan Kepala Besi harus diculik?! Benarkah keampuhannya sesuai dengan namanya?!

Unduh
Dewa Arak - 84. Nyawa Kedua Dari Langit

Jagalpati, seorang pemimpin gerombolan penjahat, berhasil menipu seorang petapa sakti untuk menurunkan ilmu-ilmunya. Kemudian, ia pun malang melintang di dunia persilatan dengan kejinya. Tokoh-tokoh putih terpaksa bergabung menanggulanginya. Itu pun masih gagal. Seakan NYAWA KEDUA DARI LANGIT selalu muncul dan menyelamatkannya! Benarkah Jagalpati bisa bangkit dari kematiannya? Atau... karena nyawa dari langit itu?!

Unduh
Dewa Arak - 80. Misteri Gadis Gila
"Pertanyaan yang hendak ku ajukan adalah, di mana adanya Iblis Buta, Kek?!"
Arya hampir terlontar, ketika melihat Peramal Gendeng malah tertawa bergelak hingga terbatuk-batuk. Meski heran, pemuda ini tidak mengajukan pertanyaan lagi. Ditunggunya hingga kakek itu sendiri yang memberi jawaban.
"Luar biasa! Mengapa begitu banyak tokoh persilatan yang mencari-cari Iblis Buta?! Mengapa tidak ada seorang pun yang mencari-cariku?! Apakah orang buta itu memiliki wajah yang lebih tampan daripada aku?!"
Arya tak tahan untuk tidak tersenyum mendengar ucapan-ucapan Peramal Gendeng. Tapi senyumnya langsung lenyap, ketika melihat wajah Peramal Gendeng langsung berubah.

Unduh
Dewa Arak - 78. Pembalasan Dari Liang Lahat
"Hi hi hi.,.! Mampus kalian...!" kekeh Ambar penuh perasan puas setelah membunuh korbannya. "Kau pun akan mendapat giliran, dukun keparat! Kalian akan mati secara mengerikan! Hi hi hi...!" Korban terus berjatuhan ketika Ambar bangkit dari kematiannya. Gadis yang penuh dendam ini terus mencari orang-orang yang pernah merugikannya! PEMBALASAN DARI LIANG LAHAT ini
berjalan sangat mengerikan! Bagaimanakah Dewa Arak menangkalnya?

Unduh
Dewa Arak - 74. Panggilan Ke Alam Roh
"Nenek! Tolonglah cucumu, Nek. Tokoh-tokoh jahat datang menganiayaku dan membunuh ayah! Aku tidak mau mati sebelum membalas sakit hati ini. Bukankah Nenek dulu mengatakan agar aku menemui Nenek bila mendapat kesulitan?!" isak Arum Sari dengan suara memilukan dan terbata-bata.
Berhasilkah Arum Sari meminta pertolongan pada Nenek Mayang yang telah meninggal dunia itu? Apakah Panggilan ke Alam Roh ini bersambut? Padahal, roh Mayang sendiri telah disandera dalam sebuah kurungan! Lebih repot lagi, Nenek Mayang sendiri mati penasaran karena dendamnya tak terbalas!
Bagaimanakah Dewa Arak bisa terlibat dalam masalah yang menembus batas alam duniawi itu? Dan berhasilkah Dewa Arak menuntaskannya?!

Unduh
Dewa Arak - 73. Pembantai Dari Mongol
"Ah...!"
Pengemis Tongkat Merah mengeluarkan seruan tertahan. Tubuhnya terangkat ketika Arya menggerakkan tongkatnya ke atas. Betapa pun nenek bertongkat merah ini mengerahkan tenaga dalam untuk memberatkan tubuhnya, usahanya sia-sia. Tubuhnya semakin terangkat ke atas.
Tindakan pemuda berambut putih keperakan itu tidak berhenti sampai di situ saja. Tangan yang mencengkeram tongkat disodokkan ke depan. Tongkat itu pun dengan telak menghantam perut Pengemis Tongkat Merah. Terdengar bunyi keluh kesakitan dari mulut nenek berpakaian penuh tambalan.
Pengemis Tongkat Merah terpental ke belakang. Tongkat merah di tangannya terlempar dari pegangan dan jatuh ke tanah. Karena Arya yang menggenggamnya melepaskan pegangan pada tongkat begitu tubuh Pengemis Tongkat Merah terpental.

Unduh
Dewa Arak - 75. Racun Kelabang Merah
"Kalau begitu, kau harus ku singkirkan lebih dulu, Anak Muda," Kakek jenggot putih panjang menggeram, tidak bisa menahan perasaan marah yang melanda. "Lihat! Harimau milikku akan menerkammu sekarang juga!"
"Uh...!" Dewa Arak berseru kaget ketika secara mendadak muncul seekor harimau putih besar siap menerkamnya. Harimau itu mengaum keras menggetarkan sekitar tempat itu. Beberapa saat kemudian, Dewa Arak langsung keracunan hebat.
Benarkah Kakek pemilik harimau yang menebarkan RACUN KELABANG MERAH yang sangat dahsyat itu?! Apa tindakan Pertiwi yang ternyata jatuh cinta pada Dewa Arak? Padahal, yang meracuni adalah orang yang sangat dekat dengan Pertiwi!

Unduh
Dewa Arak - 68. Biang-Biang Iblis
"Aku sudah perkenalkan diri di luar, tapi orang-orang yang menjemukan itu tetap tidak mengizinkan aku masuk. Jadi, terpaksa aku masuk. Sekarang, sebelum kesabaranku hilang, dan terpaksa aku menyuruh kalian menuruti keinginanku dengan kekerasan, cepat bawa aku menemui Malaikat Salju!!" tandas Lestari.
Wajah lelaki yang menegur Lestari seperti semakin bertambah kuning karena ucapan keras dan tajam gadis itu.
"Rupanya kau salah alamat, Nisanak! Di sini tidak ada orang yang kau cari! Di sini perkumpulan pengemis, bukan tempat malaikat! Cepat tinggalkan tempat ini!"

Unduh
Dewa Arak - 67. Makhluk Jejadian
"Grrrhhh...! Mau lari ke mana kau, Wanita Liar?! Jangan harap dapat lolos dari tanganku. Grrrhhh...!" sosok campuran antara manusia dan harimau itu menggeram keras.
Ternyata, seruan manusia harimau itu malah membuat Kenari sadar dari terkesimanya. Dan kesadaran ini banyak menolong Kenari.
Bagaimanakah tindakan gadis itu untuk menyelamatkan diri dari ancaman makhluk jejadian berupa manusia harimau itu? Padahal, manusia harimau itu hanya merupakan salah satu dari sekian banyak makhluk jejadian lainnya.
Benarkah Raja Sihir Pembetot Sukma yang berada di belakang makhluk-makhluk jejadian itu? Dan bagaimana Dewa Arak harus mengungkapnya?


Unduh
Dewa Arak - 66. Pembunuh Gelap
"Cepat, Dewa Arak. Sudahi riwayatnya....!" seru Rongga pada Dewa Arak.
Dewa Arak pun tidak mau membuang waktu lagi. Dia tahu betapa saktinya kakek kurus kering itu. Dan selagi kakek yang memiliki kesaktian tidak lumrah manusia itu terluka matanya, sebaiknya memang dia memenuhi permintaan Rongga.
Dewa Arak memang bertemu dengan tokoh-tokoh sakti, orang-orang buangan yang memiliki kepandaian mukjizat dan sikap aneh-aneh, dalam perjalanannya mencari pembunuh temannya.
Bagaimanakah cara Dewa Arak untuk menemukan 'Pembunuh Gelap' itu? Dan berhasilkah Dewa Arak membinasakan Lalawa, yang bertubuh kurus kering tapi amat sakti itu?

Unduh
Dewa Arak - 61. Raja Iblis Tanpa Tanding
Cit, cit, cit!
Bunyi berdecit nyaring seperti puluhan ekor tikus mencicit, terdengar bersamaan dengan meluncurnya serangan Raja Iblis Tanpa Tanding.
Dewa Arak pun segera menarik tubuhnya ke belakang, sehingga serangan itu mengenai tempat kosong.
Bagaimanakah Dewa Arak harus menghadapi Raja Iblis Tanpa Tanding ini? Sebab, tokoh ini memiliki imu yang sangat tinggi! Empat datuk setat dunia persilatan pun telah ditundukkan raja iblis itu!
Masalah apakah yang membuat Dewa Arak terlibat dengan Raja Iblis Tanpa Tanding?! Mengapa Raja Iblis Tanpa Tanding pun mengejar-ngejar Singa Hitam Tangan Sepuluh?!

Unduh