Roro Centil - 8
"Ha ha ha... ha ha ... kiranya hanya demikian saja kehebatan bocah perempuan bernama Roro Centil. Julukannya sih bukan main... Pendekar Wanita Pantai Selatan..! Tak tahunya dengan totokan Kebutan Maut ku sudah mengaku menyerah. Ha ha ha... Seandainya aku tak kasihan, dan mematuhi undang-undang hukum, Pasti sudah kutotok jalan darah kematianmu..!" Sambil sesumbar demikian si Kebutan Dewa Maut ini bertolak pinggang di hadapan Roro. Dan ia sudah lantas berpaling pada para prajurit berkuda itu. "Hayo! Tunggu apa lagi..! Ringkus dia..!" Serentak saja dua orang melompat dari atas punggung kuda. Salah seorang membawa tali laso. Dan selanjutnya Roro sudah diborgol tangannya ke belakang.

Unduh
Label: | edit post
0 Responses

Posting Komentar