Dewa Linglung - 6
"Hihihi...tidak terlalu sakit. Mengapa kau macam anak kecil? Lama-kelamaan rasa sakit yang seperti digigit semut itu akan menjadi rasa nikmat!" berkata si wanita dengan tersenyum. Selanjutnya dengan cepat dia mulai lagi menusuk-nusukkan ujung jarum itu tanpa memperdulikan Nanjar yang masih mengaduh-aduh. Bekerja si wanita itu memang sangat cepat. Dalam waktu tidak seberapa lama selesailah dia mentatto dada Nanjar.
Darah menggenang di kulit tubuh si Dewa Linglung akibat ribuan tusukan jarum.

Unduh
0 Responses

Posting Komentar