Pendekar Mata keranjang - 18
"Manding.... Sejak malam ini kau layak menyandang gelar Penyair Berdarah! Keluarlah dari bukit ini. Gunakan tembang-tembang syairmu untuk melaksanakan rencana kita!" ucap Iblis Gelang Kematian pada muridnya. Dan, sejak malam itulah rimba persilatan mulai disentak oleh munculnya seorang pemuda berilmu tinggi, yang selalu mengalunkan tembang syair sebelum menewaskan lawan-lawannya. Bagaimanakah Pendekar Mata Keranjang 108 menghadapi Penyair Berdarah ini? Padahal dirinya juga sedang dipusingkan dengan urusan seorang gadis yang menuduhnya sebagai pembunuh keji dan juga sebagai pendekar cabul!
Unduh
0 Responses

Posting Komentar