Berita kemunculan dua pemuda kembar yang memiliki aji Karang Rogo dan menewaskan si Raja Pedang serta membunuh orang penting dari Partai Halimun Sakti sebentar saja tersiar dikalangan Rimba Hijau. Berita itu sangat menggemparkan, karena mereka tahu kehebatan dan ketinggian ilmu si Raja Pedang. Akan tetapi sejauh itu orang-orang persilatan, baik dari golongan hitam atau putih, tak menjumpai dimana adanya dua laki-laki kembar itu, yang sudah mereka duga adalah dua pemuda kembar yang menggelari dirinya si Kembar Seruling Maut.
Unduh
"Cukup! Bagiku semua keteranganmu sudah cukup, Singgih. Sekarang juga akan kucari Pendidik Ulung dan Siluman Ular Putih," sambar Hantu Tangan Api.
Belum juga gema suaranya lenyap, Ki Banaspati segera menghentakkan kedua telapak tangannya ke bawah. Seketika, tubuhnya yang tinggi kurus langsung me-lenting melampaui Setan Haus Darah yang masih duduk bersimpuh di tempatnya. Dan begitu menjejakkan kakinya ke tanah, sosok Hantu Tangan Api pun segera berkelebat, lalu menghilang di balik dinding-dinding goa.
Unduh
"Wuuut...!"
"Duar...!" terdengar ledakan dahsyat manakala dua kekuatan beradu.
"Bagaimana, Jaka? Apakah engkau masih bersikeras?"
"Apapun yang terjadi aku harus menangkapmu, Wujud!"
Bagaimanakah nasib Jaka Ndableg yang dalam ancaman maut seorang anak yang mendendam padanya karena kedua orang tuanya mati dibunuh Jaka? Apakah Jaka akan mampu menghadapinya? Lalu bagaimana Kutukan Dato Pramunu berjalan? Apakah benar-benar kutukan itu terjadi?
"Aku akan mencari Jaka, Guru!" Sugangga berkata, "Dia telah membunuh kedua orang tuaku."
"Tapi kedua orang tuamu yang salah dalam hal ini, Gangga,"
"Aku tak perduli!"
Mampukah Sugangga mengalahkan Jaka Ndableg? Silahkan anda ikuti kisah ini!
Unduh