Dewa Linglung - 27. Raja Penyihir Sinting
Yulian memandang ke bawah. Tampak dua puluhan serdadu kerajaan Thor dengan dikepalai Pangeran Alamando telah memasuki mulut desa dimana dia berdiam selama ini. "Nanjar...! Aku tak akan melupakan semua yang kualami bersamamu... Baiklah! Aku akan kembali, Nanjar....! I Love You... dear...!" Sekali lagi Yulian mengecup dan melumat bibir pemuda gagah yang dikaguminya itu. Kemudian melepaskannya dengan mata menatap wajah si pemuda.
Unduh
Siluman Ular Putih - 23. Warisan Agung
"Ah, iya? Kau pasti sedang memikirkan seseorang. Boleh aku tahu, siapa orang yang sedang kau pikirkan, Sobat?" tanya Ratu Adil tanpa bermaksud mencampuri urusan Pembunuh Iblis. Hanya terdorong rasa persahabatannya sajalah yang membuatnya bertanya demikian. "Aku memang sedang gelisah memikirkanmu dan Arum Sari, Ratu Adil. Kenapa kalian selalu tampak akrab dengan Siluman Ular Putih," jelas Pembunuh Iblis, namun hanya dalam hati. "Siapa, Sobat? Apa kau merasa keberatan kalau mengatakan siapa orang yang sedang kau pikirkan?" desak Ratu Adil.
Unduh
Pendekar Pedang Siluman Darah - 25. Kitab Pembawa Bencana
Kitab Banyu Geni yang diterima Jaka atas warisan kakeknya, menjadikan Bencana di dunia persilatan. Bukan hanya orang-or ang tanah Jawa saja yang memperebutkannya, tetapi pendekar-pendekar Ninja dari Nippon pun turut terlibat. "Bagero! Orang-orang Jawa Keparat!" Takasima memaki. "Siapa kau...!" bentak kedua Pangeran Jawa. "Aku Ninja Merah Dari Negeri Nippon!" Jaka Ndableg kini mendapatkan ilmu langka warisan kakeknya. Ilmu tersebut sungguh dahsyat. Ilmu itu terdiri dari lima bagian, antara lain: Inti Geni, Lebur Geni, Mata Malaikat, Raga Geni dan ilmu pamungkas Dewa Geni. Mampukah para Nina itu mendapatkan Kitab Banyu Geni yang berada di tangan Jaka? Lalu bagaimana pula dengan Jaka Ndableg melihat musuh-musuhnya menginginkan Kitab tersebut? Untuk lebih jelasnya, silahkan ikuti cerita eksen ini!
Unduh